Postingan

Anggi Yuniati

ABORSI PENDIDIKAN             Layaknya persaingan, berbagai jurus digunakan untuk menggaet siswa-siswa baru.  Akibatnya, begitu banyak persaingan mendapatkan siswa baru itu tak lagi sehat, kasar, pembual lagi licik. Namun, yang lebih tragis adalah sesungguhnya hakikat pendidikan sendiri yang ingin membentuk manusia yang tumbuh berkembang utuh bermartabat telah dihancurkan ketika dinamika pendidikan belum dimulai. Itulah aborsi pendidikan.         Aborsi pendidikan jadi nyata ketika setelah pembelajaran dimulai pengelola sekolah tak memberdayakan diri dalam pengelolaan sekolah berasrama. Pengelola sekolah seperti menangkap kejenuhan dan kewalahan begitu banyak orangtua mendampingi anaknya dan memanfaatkannya hanya demi memperoleh siswa baru. Tanpa sadar, roh hedonisme dan pragmatisme terinjeksi pada sekolah itu justru sebelum dinamika pendidikan dimulai. Masih banyak wujud aborsi pendidikan yang lain. Waspadalah! Cintai...
Postingan terbaru