Langsung ke konten utama

Anggi Yuniati

ABORSI PENDIDIKAN


            Layaknya persaingan, berbagai jurus digunakan untuk menggaet siswa-siswa baru. Akibatnya, begitu banyak persaingan mendapatkan siswa baru itu tak lagi sehat, kasar, pembual lagi licik. Namun, yang lebih tragis adalah sesungguhnya hakikat pendidikan sendiri yang ingin membentuk manusia yang tumbuh berkembang utuh bermartabat telah dihancurkan ketika dinamika pendidikan belum dimulai. Itulah aborsi pendidikan.
        Aborsi pendidikan jadi nyata ketika setelah pembelajaran dimulai pengelola sekolah tak memberdayakan diri dalam pengelolaan sekolah berasrama. Pengelola sekolah seperti menangkap kejenuhan dan kewalahan begitu banyak orangtua mendampingi anaknya dan memanfaatkannya hanya demi memperoleh siswa baru. Tanpa sadar, roh hedonisme dan pragmatisme terinjeksi pada sekolah itu justru sebelum dinamika pendidikan dimulai. Masih banyak wujud aborsi pendidikan yang lain.

Waspadalah! Cintailah generasi kita. Jadikan mereka tumbuh berkembang menjadi manusia bermartabat dengan memilih sekolah yang dikelola dengan bermartabat pula.

Semoga Bermanfaat😊😊

Komentar

  1. Terimakasih sangat bermanfaat
    -XKU1

    BalasHapus
  2. Anggi lu keren banget artikelnya , paling berbobot dari yang lain wkwk
    -X KU1

    BalasHapus
  3. Keren banget gila , kreatif , bagus , bermanfaat lagi . Anak nya siapa sih , pinternya ga nahan :v
    -X KU 1

    BalasHapus
  4. Judulnya keren..... (2)
    XKU1

    BalasHapus
  5. Pemuda yang perduli dengan pendidikan ,nice
    X KU 1

    BalasHapus
  6. Terima Kasih infonya
    - Lia Puspita X AP 4

    BalasHapus
  7. terima kasih sanget bermanfaat
    XPM

    BalasHapus
  8. Artikelnya sangat bermanfaat

    X.AP3

    BalasHapus
  9. Bermanfaat banget, mksih infonya
    XAP2

    BalasHapus
  10. bermanfaat sekali..makasih informasinya
    xap2

    BalasHapus
  11. Bagus
    X ap4
    refiindriyani.blogspot.com

    BalasHapus

Posting Komentar